Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Musrenbang Desa Mahang Sungai Hanyar

Desa Mahang Sungai Hanyar


Tujuan musrenbang RKP Desa:

Menyusun prioritas kebutuhan/masalah yang akan dijadikan kegiatan untuk penyusunan RKP Desa dengan pemilahan sbb : Prioritas kegiatan desa yang akan dilaksanakan desa sendiri dan dibiayai oleh APB Desa yang bersumber dari Pendapatan Asli Desa (PA Desa), Alokasi Dana Desa (ADD), dana swadaya desa/masyarakat, dan sumber lain yang tidak mengikat, dan Prioritas kegiatan desa yang akan dilaksanakan desa sendiri yang dibiayai oleh APBD kabupaten/kota, APBD Propinsi, APBN.

Menyiapkan prioritas masalah daerah yang ada di desa yang akan diusulkan melalui musrenbang kecamatan untuk menjadi kegiatan pemerintah daerah (UPTD dan atau SKPD);

Menyepakati Tim Delegasi Desa yang akan memaparkan persoalan daerah yang ada di desanya pada forum musrenbang kecamatan untuk penyusunan program pemerintah daerah (UPTD dan atau SKPD) tahun berikutnya.
Penting untuk diperhatikan:

  • Seringkali terjadi kesulitan dalam memilah antara kegiatan skala desa dengan skala kabupaten. Biasanya akan muncul usulan kegiatan baru yang di bawa oleh peserta musrenbang yang tidak mengikuti proses sebelumnya.
  • SKPD dan anggota DPRD belum terlibat sehingga usulan untuk skala kabupaten kadang tidak sinkron dengan Rancangan Renstra SKPD.
  • Masih minimnya keterlibatan warga miskin dan perempuan sehingga perlu diterapkan kuota jumlah peserta perempuan.
  • Rapat kerja Pokja (Tim) Rencana Desa
  • Draft RKP Desa kemudian diperbaiki berdasarkan hasil musrenbang di dalam rapat Pokja (Tim) Perencana Desa. Setelah itu, dilakukan pemeriksaan dokumen RKP Desa oleh Kades.

Desa Mahang Sungai HanyarSosialisasi

Peraturan Desa dan peraturan pelaksanaannya wajib disebarluaskan kepada masyarakat oleh pemerintah desa. Materi Sosialiasasi adalah Lampiran SK RKP Desa yang memuat program dan kegiatan tahun bersangkutan. 

Sasaran sosialisasi di tingkat desa adalah: warga masyarakat pada umumnya, toga, tomas, Lembaga Masyarakat Desa (LKMD, PKK, RW, RT, dsb), kelompok-kelompok kepentingan (kelompok tani, kelompok pedagang, nelayan, perempuan pedagang kecil, dsb.).

Sasaran sosialisasi di tingkat supra desa adalah: Pemerintah (kecamatan, BAPPEDA, SKPD terkait), DPRD (Komisi DPRD terkait, anggota DPRD dari perwakilan daerah pemilihan bersangkutan).

Sesuai amanat Undang-Undang No. 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (UU-SPPN), salah satu tahap yang harus dilalui dalam proses penyusunan rencana pembangunan jangka panjang, jangka menengah, dan tahunan adalah melalui penyelenggaraan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas).Dalam Pasal 20, Ayat (1) UU-SPPN diatur bahwa Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menyiapkan rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah (RKP) setiap tahunnya.

Rancangan awal RKP tersebut memuat prioritas pembangunan, rancangan kerangka ekonomi makro dan pendanaan, indikasi program Kementerian/Lembaga (K/L), program lintas K/L dan program lintas wilayah, serta kaidah pelaksanaan.
K/L menyusun Rencana Kerja Kementerian/Lembaga (Renja K/L) masing-masing sebagai bahan penyempurnaan rancangan awal RKP 2020. 

Untuk penyempurnaan rancangan awal RKP 2020 tersebut, diselenggarakan Rangkaian Musrenbang 2020 untuk mewujudkan sinergi RKP dengan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dalam rangka pencapaian sasaran prioritas pembangunan nasional. 
Guna mendukung kelancaran penyusunan RKP 2020 ini, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas menyiapkan Panduan yang memuat mekanisme pelaksanaan dan informasi umum yang berkaitan dengan rangkaian Penyusunan RKP 2020.

Desa Mahang Sungai Hanyar

Musrenbang dan Prinsip-Prinsipnya
Untuk melihat pengertiannya, dapat kita ambil penyelenggaraan Musrenbang tingkat kecamatan. Musrenbang Kecamatan adalah forum musyawarah tahunan para pemangku kepentingan di tingkat kecamatan untuk mendapatkan masukan kegiatan prioritas dari desa/kelurahan serta menyepakati rencana kegiatan lintas desa/kelurahan di kecamatan yang bersangkutan sebagai dasar penyusunan Rencana Kerja Kecamatan dan Rencana Kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah Kabupaten pada tahun berikutnya.

Musrenbang digelar dengan dipandu oleh tim fasilitator. Tim fasilitator Musrenbang Desa terdiri dari unsur-unsur di antaranya:

  • Tim Kecamatan; yaitu pejabat yang ditunjuk oleh Bapak Camat untuk hadir dan merekam serta memberi masukan-masukan terhadap usulan proyek kegiatan yang diusulkan masyarakat dalam Musrenbang Kecamatan.
  • Pembakal ; yaitu pengambil keputasan dan mensahkan usulan yang ditampung oleh lembaga-lembaga masyarakat
  • Lembaga Pemerintahan Desa dan Lembaga Masyarakat yaitu ; Menyampaikan usulan-usulan prioritas utama
  • Aparat Desa; yaitu petugas dari Desa yang membantu secara teknis dan operasional untuk menjamin kualitas dan kelancaran pelaksanaan musrenbang Desa. Dalam melaksanakan tugasnya Fasilitator Musrenbang Desa dari unsur Aparat Desa berkoordinasi dengan Panitia Musrenbang di wilayah kerja Desa, baik dari proses pra (persiapan), pelaksanaan dan pasca Musrenbang Desa (daftar nama terlampir).

Musrenbang dilaksanakan atas dasar tujuan memajukan perencanaan pembangunan. Adapun tujuan dari Musrenbang di antaranya;

  • Membahas dan menyepakati Rancangan Rencana Kerja Desa Tahun 2020.
  • Kecamatan Menampung dan membahas usulan proyek kegiatan prioritas desa/kelurahan yang diperoleh dari Musrenbang desa/kelurahan. Dalam Musrenbang Kecamatan, tidak muncul usulan proyek kegiatan baru selain usulan dari desa/kelurahan, kecuali usulan baru yang benar-benar prioritas dan atau mendesak untuk dilaksanakan.
  • Merumuskan dan menyepakati serta menetapkan kembali usulan proyek-proyek kegiatan dari desa/kelurahan sesuai dengan prioritas penanganannya serta sumber-sumber pembiayaannya untuk dimusyawarahkan dalam diskusi forum SKPD dan Musrenbang Kabupaten.
  • Menyepakati dan menetapkan Wali Amanah/Delegasi Kecamatan yang akan mengawal usulan-usulan permasalahan kecamatan pada diskusi forum SKPD dan Musrenbang Kabupaten.

Upaya penyempurnaan rencana pembangunan terus dilakukan. Pada penyusunan RKP 2020 pendekatan pembangunan diperbaiki dengan menerapkan prinsip:

  1. Melakukan penyerasian dan penyempurnaan rancangan kenja Pembakal tahun 2020;
  2. Melakukan penyerasian program, kegiatan, indikator serta lokasi kegiatan yang disusun oleh Pembakal dan pemerintah desa sesuai sasaran tiga dimensi pembangunan, kondisi perlu serta faktor pendorong pertumbuhan;
  3. Memperkuat koordinasi dan sinergi pembangunan melalui pembahasan detail kerangka pelaksanaan RKP 2020 yaitu kerangka regulasi, kerangka kelembagaan dan kerangka anggaran agar terwujud penggunaan sumber daya secara efisien, efektif, berkeadilan dan berkelanjutan; serta Menyediakan arahan bagi penyempurnaan rancangan akhir RKPDes 2020.

Musrenbang Desa Mahang Sungai Hanyar

Pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang telah digelar di Desa Mahang Sungai Hanyar  memiliki variasi program unggulan.

  • Pemavingan jalan Tawia
  • Permodalan untuk usaha perkebunan, peternakan, perikanan, dan pertanian
  • Bedah rumah
  • Pemavingan Pemukiman RT.01/01
  • Pemasangan atau penyiringan kiri dan kanan jalan lintas Desa Mahang Sungai Hanyar
  • Ambulance
  • Pemasangan Rambu-rambu lalu lintas

Adapun 7 program itu merupakan prioritas namun tidak didanai oleh anggaran desa, dan mulai dari urutan 1 sampai 7 telah dirangking berdasarkan tingkat kebutuhan, kami berharap nantinya di tingkat Kabupaten usulan kami dapat diterima. Demikian penuturan dari Pembakal  Desa Mahang Sungai Hanyar, (Agus Supian)

Pihak Kecamatan Pandawan yang diwakili oleh Kasi Ekonomi dan Bangunan, Ibu  Noor Hasanah dan Pendamping Desa menuturkan bahwa dalam Musrenbang tingkat desa tahun 2020 yang sudah diterima oleh pihak kabupaten belum menemukan titik terang atau kepastian dari pihak DPRD. 

Ibu Noor Hasanah memberikan saran agar usulan tahun 2020 yang sudah diterima dan masuk anggaran kabupaten agar tetap di usulkan di tahun 2021 karena melihat belum adanya kepastian dari DPRD. 

Usulan 7 program kegiatan prioritas tersebut akan dibawa pada Musrenbang tingkat kecamatan, dan nantinya akan dipilih lagi dari  7 kegiatan prioritas untuk selanjutnya dibahas pada Musrenbang tingkat Kabupaten. 


Desa Mahang Sungai Hanyar



Perencanaan pembangunan dimulai dari tahap perencanaan, Musrenbang kali ini merupakan tahapan awal atau proses dari Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2021 Kabupaten Hulu Sungai Tengah.  
Dengan di susun nya RKPD 2021 yang merupakan penjabaran Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMD) sekaligus akan memuat visi dan misi pemerintahan yang dinahkodai oleh Bapak Drs. H. A. Chairansyah  selaku Bupati  Hulu Sungai Tengah. 
Besar harapan semoga usulan prioritas yang kami perjuangkan beberapa tahun ini dapat dilaksanakan oleh pihak yang bersangkutan.
admin .

Posting Komentar untuk "Musrenbang Desa Mahang Sungai Hanyar"